Pemanfaatan E-Learning dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di Daerah Terpencil dengan Pembelajaran Hybrid
DOI:
https://doi.org/10.64803/jupemba.v1i2.38Kata Kunci:
E-Learning, Pembelajaran Hybrid, Kompetensi Guru, Daerah Terpencil, Pengembangan ProfesionalAbstrak
Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut generasi muda untuk memiliki keterampilan yang adaptif, kritis, dan siap pakai dalam menghadapi tantangan dunia kerja global. Namun, masih banyak peserta didik yang mengalami kesenjangan keterampilan digital, baik dari sisi penguasaan perangkat lunak, komunikasi digital, hingga pemanfaatan platform kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan meningkatkan keterampilan teknologi digital generasi muda melalui pendekatan pembelajaran hybrid sebagai strategi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Metode yang digunakan adalah studi tindakan (action research) dengan melibatkan 60 peserta dari lembaga pelatihan vokasi yang mengikuti program selama delapan minggu. Pembelajaran dilakukan dengan kombinasi sinkron (tatap muka dan daring langsung) dan asinkron (modul dan video mandiri), serta penilaian berbasis proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid secara signifikan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengoperasikan teknologi produktivitas (Google Workspace, Canva, Trello), berkomunikasi secara profesional di ruang digital, serta berpikir kritis dalam memecahkan masalah berbasis teknologi. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 38%. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam menghadapi wawancara kerja daring, menyusun portofolio digital, dan melakukan presentasi virtual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran hybrid yang dirancang secara kontekstual dapat menjadi solusi efektif untuk menjembatani gap keterampilan digital sekaligus menyiapkan generasi muda yang lebih kompeten, adaptif, dan siap bersaing di era global. Rekomendasi diberikan untuk integrasi kurikulum digital secara menyeluruh di lembaga pendidikan dan pelatihan kerja.
Referensi
Azmi, K., Mukhtar, L., & Burhan, L. I. (2025). Peningkatan Kualitas Pendidikan Sekolah Dasar melalui Pendekatan Literasi Digital di Daerah 3T. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi Teknologi Tepat Guna, 1(01), 1–11.
Dewi, D. A. P., Syamsinar, T., Sagita, W. R., & Jeni, F. (2025). TANTANGAN PROFESIONALISME GURU DI DAERAH 3T (TERTINGGAL, TERDEPAN, TERLUAR): KAJIAN LITERATUR TERHADAP KETIMPANGAN PENDIDIKAN. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(4), 83–95.
Diana, R., & Rodhiyana, M. (2023). Kompetensi pedagogik guru pendidikan agama Islam di era digital. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 1–13.
Entriza, A. N., & Puspitasari, F. F. (2025). Studi Literatur: Integrasi Teknologi Informasi Dalam Pelatihan Guru Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 15(1), 62–73.
Firdaus, K., & Ritonga, M. (2024). Peran Teknologi Dalam Mengatasi Krisis Pendidikan di Daerah Terpencil. Jurnal Kepemimpinan Dan Pengurusan Sekolah, 9(1), 43–57.
Gerawati, A. P., Wardani, K., Yusuf, P. S. N., Elmenes, F. A., Rustam, N., & Khairunnisa, A. (2025). EFEKTIVITAS MODEL HYBRID LEARNING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN. SINERGI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(7), 3019–3030.
Hidayat, N., & Mesra, R. (2024). Peran Guru Sebagai Agen Perubahan Sosial Dengan Pola Pendidikan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah Ngawen. COMTE: Journal of Sociology Research and Education, 1(5), 224–238.
Khoerudin, M., Noviani, D., & Suwandi, S. (2024). Perkembangan Teknologi Pembelajaran Hibrida di Era Pasca Pandemi. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(6), 7974–7982.
Musbaing, M. (2024). Kompetensi guru PAI di abad 21: Tantangan dan peluang dalam pendidikan berbasis teknologi. Jurnal Pendidikan Refleksi, 13(2), 315–324.
Rahayuningsih, Y. S., & Muhtar, T. (2022). Pedagogik digital sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru abad 21. Jurnal Basicedu, 6(4), 6960–6966.
Rahim, A., Susanto, Y., & Rimbano, D. (2023). Pelatihan Proses Pembelajaran Blended Learning Terhadap Siswa Siswi SMA. SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(6), 313–320.
Sahra, A. P., Komalasari, K., Kayyis, I. I., Andrian, M., & Iskandar, S. (2025). Evaluasi Manajemen Sekolah Dasar Studi Kasus dalam Menantang Paradigma Konvensional dan Menciptakan Inovasi Pendidikan Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Global Education, 6(2), 313–322.
Sayangan, Y. V. (2022). Trend Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Proses Pembelajaran Di Sekolah Dasar Di Gugus R Riung Barat. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 161–180.
Syachbana, A. I., & Rahmah, A. (2023). Conceptualizing Adaptive Curriculum: A Holistic Approach to Inclusive Learning: Konseptualisasi Kurikulum Adaptif: Pendekatan Holistik dalam Pembelajaran Inklusif. Edukasi: Journal of Educational Research, 3(3), 113–124.
Taqdiraa, T., Farawita, R., Herman, H., & Azainil, A. (2024). Telaah Revolusi Mental dan Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045. Pendas Mahakam: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 9(3), 230–236.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jennisa Dwina Indriani, Tita Hasanah, Diana Susanti, Sri Kemala, Loli Setriani, Meliza Budiarti (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


