Strategi Guru PAUD Membangun Toleransi dan Empati melalui Bermain Terstruktur
DOI:
https://doi.org/10.64803/jupaud.v1i1.71Keywords:
Bermain Terstruktur, Toleransi, Empati, PAUD, Strategi GuruAbstract
Penelitian ini menganalisis strategi guru PAUD dalam membangun toleransi dan empati anak usia dini melalui pendekatan bermain terstruktur. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana guru merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi aktivitas bermain yang secara sengaja diarahkan untuk menumbuhkan kemampuan sosial-emosional dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada tiga lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan terstruktur yang mengintegrasikan kerja sama, pengambilan giliran, pemecahan masalah bersama, serta role play mampu memicu respons prososial yang konsisten pada anak. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan interaksi, memberi model perilaku empatik, dan melakukan penguatan verbal saat anak menunjukkan perilaku toleran maupun empatik. Hambatan yang muncul meliputi perbedaan karakter anak, keterbatasan alat permainan, dan inkonsistensi pendampingan orang tua di rumah. Secara keseluruhan, bermain terstruktur terbukti efektif menjadi medium pedagogis untuk menanamkan toleransi dan empati, selama didukung perencanaan yang jelas dan intervensi guru yang konsisten. Studi ini menegaskan bahwa penguatan nilai sosial-emosional sejak usia dini perlu menjadi bagian integral dari kurikulum PAUD melalui desain aktivitas bermain yang sistematis.
References
Aini, Y. A., & Mahrus, M. (2025). Pengelolaan Kegiatan Bermain Peran Makro Untuk Mengembangkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini. Preschool Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 19–28. https://doi.org/10.35719/preschool.v6i1.144
Aisyah, S., & Musa, M. (2023). Strategi Guru Dalam Pengembangan Literasi Awal Anak Usia Dini. Journal of Educational Research, 2(1), 115–134. https://doi.org/10.56436/jer.v2i1.218
Ammirahmaini, S., Sobarna, A., & Surana, D. (2025). Analisis Strategi Guru Dalam Penggunaan Ice Breaking Untuk Meningkatkan Konsentrasi Anak Usia 5-6 Tahun. Bandung Conference Series Early Childhood Teacher Education, 5(2). https://doi.org/10.29313/bcsecte.v5i2.21436
Bachtiar, M. Y., Herlina, H., & Ilyas, S. N. (2022). Model Bermain Konstruktif untuk Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal Anak TK. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2802–2812. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2013
Devi Ayu Kurniawati, Riska Amelia, Nabila Khairinnisa, Yulia Agustin, & Maulana Dzati Malik. (2025). Kolaborasi Antara Guru & Orang Tua Dalam Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja Di SDN Tinggar 1. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 4(2), 280–289. https://doi.org/10.62712/juribmas.v4i2.573
Fauzi, M. R. I., Purwati, P., & Gandana, G. (2024). Penanaman Empati Pada Anak Usia Dini Melalui Bermain Peran. Murhum Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 525–537. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i2.900
Hasnah, S., Gusnarib, G., & Rahmah, H. (2024). Metode Pembelajaran Bermain: Apakah Berpengaruh Terhadap Perkembangan Karakter Sosial Anak Usia Dini? Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 2024–2032. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6247
Kartini, K., Eveline, E., & Akip, M. (2022). Analisis Problematika Pelaksanaan Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Lembaga Paud Kabupaten Melawi. Bestari Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 3(1), 30–38. https://doi.org/10.46368/bjpd.v3i1.809
Mufidah, E., & Anam, N. (2024). Penerapan Kegiatan Bermain Kolase Dari Limbah Plastik Dalam Peningkatan Perkembangan Motorik Halus Anak Di Lembaga Pendidikan Islam. Al-Adabiyah Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 223–237. https://doi.org/10.35719/adabiyah.v5i2.1108
Nurachadijat, K., & Selvia, M. (2023). Peran Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dalam Implementasi Kurikulum dan Metode Belajar pada Anak Usia Dini. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 3(2), 57–66. https://doi.org/10.54371/jiepp.v3i2.284
Nurhayati, Y., & Aziz, A. (2025). Strategi Guru Dalam Implementasi Literasi Moral Islami Pada Anak Usia Dini: Sebuah Studi Kasus. Educational Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(3), 866–873. https://doi.org/10.51878/educational.v5i3.7117
Rizal, C., Barany Fachri, Hendry, & Irwan. (2025). Kebijakan Digitalisasi Berbasis AI Untuk Perlindungan Hak Anak dan Perempuan Dalam Ekosistem Teknologi Informasi. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 3(3), 152–161. https://doi.org/10.62712/juribmas.v3i3.317
Rizkiaadni, P., Retnoningsih, R., & Febriansyah, F. (2025). Penggunaan Rumah Bermain (Ruber) Dalam Pengembangan Kompetensi Sosial Dan Bahasa Anak Di Kb-Tk Yaa-Karim Kota Bima. Social Jurnal Inovasi Pendidikan Ips, 5(2), 397–406. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5368
Rizqiana, A., & Suriansyah, A. (2025). Kepemimpinan Empatik Dalam Menumbuhkan Lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini Yang Aman Dan Menyenangkan: Tinjauan Literatur. Edukids Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 53–60. https://doi.org/10.51878/edukids.v5i1.6240
Tazkia, H. A., & Damayanti, A. (2024). Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dasar di Lingkungan Sekolah. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 8. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.557


