Analisis Sentimen Masyarakat terhadap Budaya Batak di Twitter Menggunakan Metode Naive Bayes
DOI:
https://doi.org/10.64803/juikti.v2i1.117Keywords:
Analisis Sentimen, Twitter, Budaya Batak, Naive Bayes, Media SosialAbstract
Media sosial seperti Twitter telah menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan opini dan pandangan mereka terhadap berbagai isu, termasuk kebudayaan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat di Twitter terhadap budaya Batak dengan menggunakan algoritma Naive Bayes. Data dikumpulkan melalui teknik web crawling untuk mengambil cuitan yang mengandung kata kunci terkait budaya Batak. Tahapan penelitian meliputi praproses data teks, seperti pembersihan data, tokenisasi, penghapusan stopwords, dan normalisasi, sebelum dilakukan klasifikasi sentimen menggunakan algoritma Naive Bayes. Sentimen diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu positif dan negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas opini masyarakat di Twitter bersifat positif, terutama terkait kekayaan adat istiadat, musik, dan kuliner khas Batak. Namun, terdapat pula sentimen negatif yang berkaitan dengan stereotip budaya dan kurangnya pelestarian. Penelitian ini memberikan gambaran umum terhadap persepsi masyarakat di media sosial dan dapat menjadi masukan bagi pelaku budaya dan pemerintah dalam melestarikan serta mempromosikan budaya Batak secara lebih efektif.
References
[1] Viona Francesca Purba, Rouli Br Lumban Batu, Reh Bungana Beru Perangin-Angin, and Maulana Ibrahim, “Dampak Perubahan Teknologi Komunikasi Terhadap Peningkatan Kejahatan Sosial: Studi Kasus Penggunaan Media Sosial Di Era Digital,” Indones. J. Islam. Jurisprudence, Econ. Leg. Theory, vol. 1, no. 3, pp. 477–485, 2023, doi: 10.62976/ijijel.v1i3.79.
[2] Ilham Lucky Alamsyah, Nur Aulya, and Siti Handayani Satriya, “Transformasi Media Dan Dinamika Komunikasi Dalam Era Digital : Tantangan Dan Peluang Ilmu Komunikasi,” J. Ilm. Res. Student, vol. 1, no. 3, pp. 168–181, 2024.
[3] T. Fajriah, “Pengaruh Teknologi Komunikasi Terhadap Interaksi Sosial Di Era Digital,” Merdeka Indones. J. Int., vol. 4, no. 1, pp. 149–158, 2024.
[4] M. R. Saputra and F. Hidayat, “Dinamika Komunikasi Persuasif dalam Media Massa: Teknik, Strategi, dan Pengaruh terhadap Perilaku Masyarakat,” J. Al-Nahyan J. Komun. dan Penyiaran Islam, vol. 2, no. 1, pp. 62–73, 2025.
[5] Mawaaddah, “Analisis Opini Publik tagar #JanganJadiDosen pada media sosial X (Twitter),” Ikraith-Humaniora, vol. 9, no. 2, pp. 408–416, 2025, [Online]. Available: https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v9i2
[6] Agustinus Gulo, “Revitalisasi Budaya Di Era Digital Dan Eksplorasi Dampak Media Sosial Terhadap Dinamika Sosial-Budaya Di Tengah Masyarakat,” J. Pendidik. dan Kebud., vol. 3, no. 3, pp. 172–184, 2023, doi: 10.55606/jurdikbud.v3i3.2655.
[7] A. R. Astari, I. Shilfa, O. A. Aulia, T. Hanafiah, and E. Purwanto, “Strategi Branding Budaya dalam Media Digital oleh Pemerintah Daerah,” J. Technol. Syst. Inf., vol. 2, no. 3, p. 12, 2025, doi: 10.47134/jtsi.v2i3.4334.
[8] F. Fahma and D. Safitri, “… kesempatan media sosial terhadap budaya masyarakat lokal: Dynamics of cultural identity in the era of globalization: Challenges and opportunities for social media …,” J. Intelek Dan Cendikiawan Nusant., vol. 1, no. 3, pp. 3675–3682, 2024, [Online]. Available: https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/423%0Ahttps://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/download/423/496
[9] S. Atfianti, “Pengaruh Media Sosial Terhadap Persepsi Publik dalam Seni dan Budaya,” Imajin. J. Seni, vol. 18, no. 2, pp. 64–71, 2024.
[10] G. E. Sagala, E. Damayanti, M. Harap, and N. Dora, “Mangaranto dalam Budaya Batak Toba: Tantangan, Dampak dan Perkembangan di Era Digital,” Aksi Kolekt. J. Pengabdi., vol. 1, no. 01, pp. 1–9, 2024.
[11] N. Raisa and N. Riza, “Sentimen Analisis Terhadap Opini Masyarakat Mengenai Drama Korea Pada Twitter Menggunakan Metode Naïve Bayes,” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 7, no. 2, pp. 1312–1320, 2023, doi: 10.36040/jati.v7i2.6765.
[12] R. Zulcharnain, G. Abdurrahman, and D. Daryanto, “Analisis Sentimen Ulasan Duolingo dengan Metode Algoritma Multinomial Naïve Bayes,” J. Inform. dan Teknol. Pendidik., vol. 5, no. 1, pp. 1–15, 2025, doi: 10.59395/jitp.v5i1.113.
[13] N. Fibriyanti Arminda, N. Sulistiyowati, and T. Nur Padilah, “Implementasi Algoritma Multinomial Naive Bayes Pada Analisis Sentimen Terhadap Ulasan Pengguna Aplikasi Brimo,” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 7, no. 3, pp. 1817–1822, 2023, doi: 10.36040/jati.v7i3.7012.
[14] K. F. H. Holle, R. Alfianita, and H. M. Putri, “Evaluasi Teknik Preprocessing terhadap Kinerja Multinomial Naive Bayes dalam Klasifikasi Pertanyaan Insincere,” JUSTIN (Jurnal Sist. dan Teknol. Informasi), vol. 12, no. 4, pp. 707–715, 2024.
[15] T. Taslim, S. Handayani, and F. Fajrizal, “Kinerja Komparatif Optimasi Algoritma Naive Bayes dalam Klasifikasi Teks untuk Uji Klinis Kanker,” J. Eksplora Inform., vol. 13, no. 1, pp. 113–123, 2023, doi: 10.30864/eksplora.v13i1.994.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cristina Situmorang, Amelia Sanna Maria Hutauruk, Sardo Pardingotan Sipayung, Wilfred Raimond Zebua (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






